Skip to main content
JAP BERPUSAT

follow us

Cara Mengisi Formulir BOS K7b dengan Mudah (Register Penutupan Kas)

Sehubungan dengan kelengkapan administrasi dalam bentuk pelaporan BOS, maka pada kesempatan kali ini saya mencoba membagikan cara mudah mengisi formulir BOS K7b atau register penutupan kas agar sesuai dengan buku kas umum (BKU).

Selain register penutupan kas, sebenarnya masih banyak yang harus dilengkapi pembukuannya termasuk lampiran formulir K7c atau berita acara pemerikasaan kas yang ditanda tangani oleh bendahara dan kepala sekolah. Namun sebelum mengisi formulir K7c, terlebih dahulu harus mengisi lampiran formulir K7b. Kenapa tidak boleh mengisi K7c terlebih dahulu?? Karena form K7b merupakan patokan atau acuan dasar dari isian form K7c.

Jika mengacu pada juknis BOS tahun 2016 turunan dari Nomor 80 tahun 2015, maka format dari lampiran formulir BOS K7b terdiri dari:

  1. Tanggal Penutupan Kas;
  2. Nama Penutup Kas (Pemegang Kas);
  3. Tanggal Penutupan Kas Yang Lalu;
  4. Jumlah Total Penerimaan (D);
  5. Jumlah Total Pengeluaran (K);
  6. Saldo Buku (A = D - K) atau saldo BKU;
  7. Saldo Kas;
  8. Rincian saldo kas tunai; dan
  9. Saldo bank, termasuk asset dan barang berharga.

Sebagai contoh, saya akan melakukan pembukuan untuk bulan Januari tahun 2018, maka cara pengisiannya adalah sebagai berikut:

DOWNLOAD
Download Aplikasi BOS K7b

DOWNLOAD
Download Formulir BOS K7c

Tanggal Penutupan Kas

Mengisi tanggal penutupan kas diusahakan harus sesuai dengan tanggal penutupan pada Buku Kas Umum (BKU), baik kas tunai, bank maupun pembukuan pajak. Jika penutupan di BKU tanggal 31 Maret 2018, maka tanggal penutupan kas pada formulir K7b harus tanggal 31 Maret 2018 juga.

Nama Penutup Kas (Pemegang Kas)

Untuk pemegang kas, isikan dengan nama bendahara sekolah. Ingat ya nama bendahara, bukan nama kepala sekolah, karena yang memegang dan mengatur keuangan itu bendahara, bukan kepala sekolah.

Tanggal Penutupan Kas Yang Lalu

Berhubung saya akan melakukan pembukuan untuk triwulan I 2018, maka register penutupan kas-nya pada bulan Desember 2017. Biasanya ditutup pada tanggal 31 Desember 2017.

Cara isi formulis BOS K7b dengan menggunakan aplikasi

Nah pada point ini kebanyakan masih pada bingung cara pengisiannya. Sebenarnya mudah saja, yang penting ada rekening koran sebagai patokan dasar untuk menghitungnya. Apalagi sekarang sudah saya sediakan aplikasi pengisian formulir BOS K7b dan K7c.

  1. Pada kolom Input Penerimaan Dana BOS, silahkan isikan jumlah yang diterima oleh sekolah di triwulan I tahun 2018;
  2. Pada kolom input Saldo sebelumnya, berhubung contoh yang saya pakai di triwulan I, maka saldo sebelumnya yaitu saldo akhir per 31 Desember 2017. Silahkan isikan jumlah saldo kas tunai dan saldo kas bank;
  3. Pada kolom input Pengeluaran dana BOS, sesuaikan jumlahnya dengan laporan realisasi triwulan I yaitu formulir BOS K7a;
  4. Pada kolom input Saldo akhir bank, isikan jumlah nominal yang ada di buku rekening bank/rekening koran triwulan I akhir yaitu 31 maret 2018. Contoh penutupan saldo akhir bank bulan maret saya adalah Rp. 5.628.288 tertanggal 31 Maret 2018;
  5. Pada kolom input Penarikan uang/pinbuk/transfer, isikan dengan jumlah nominal uang yang telah dikeluarkan. Contohnya saya telah menarik uang dari bank sebesar Rp. 192.478.150.

Untuk diketahui bahwa dalam penggunaan dana BOS sudah memakai sistem non tunai, maka untuk belanja listrik, pulsa internet/langganan internet, air/pdam, pembayaran telepon karena pembayarannya tidak menentu maka dilakukan dengan pemindahbukuan/pinbuk sehingga akan adanya selisih dari jumlah penarikan uang yang diusulkan yang menjadi kas tunai.

Contohnya penarikan yang diusulkan sebesar Rp. 192.478.150, sedangkankan yang dibelanjakan sebesar Rp. 191.945.880. Maka ada sisa uang sebesar Rp. 532.270 rupiah. Sisa uang tersebut silahkan anda isikan pada sheet opname Kas tunai diaplikasi formulis BOS K7b.

Berhubung nilai pecahan uang logam hanya sampai Rp 100 rupiah, maka sisa uang kas tunai sebesar Rp 532.270 dibulatkan keatas menjadi Rp. 532.300 Rupiah. Nah dari sinilah akan terjadi selisih/perbedaan antara saldo Kas dengan saldo buku sebesar Rp. 30 (saldo kas Rp. 6.160.588 - saldo buku RP. 6.160.558).

Nanti, pada penjelasan perbedaannya tulis saja keterangannya menjadi pembulatan keatas. Saya rasa sudah cukup jelas ya, maksud dari pembulatan keatas itu adalah pembulatan dari Rp 532.270 rupiah dibulatkan keatas menjadi Rp. 532.300 Rupiah (beda Rp. 30).

Agar lebih jelasnya, lihat pada contoh aplikasi formulir BOS K7b.

Untuk pengisian berita acaranya (BOS K7c) tinggal disamakan saja dengan formulis BOS K7b. Untuk penulisan nomor SK, isikan dengan SK Kepsek dan SK bendahara yang dari BKD.

Sangat mudah bukan?? jika artikel tentang cara mengisi formulir BOS K7b atau register penutupan kas dirasa bermanfaat, silahkan sebarkan kepada operator sekolah yang masih kebingungan dalam pengisiannya.

UPDATE : Artikel ini telah diperbaharui tanggal 15 April 2019. Jika ada pertanyaan, silahkan tuliskan komentar dibawah.

You Might Also Like:

Comment Policy: Berikan komentar yang sesuai dengan tema pada postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar