Skip to main content
JAP BERPUSAT

follow us

Komponen BOS Berdasarkan Juknis BOS Tahun 2019

Secara umum tujuan dari dana BOS reguler di tahun 2019 ini ialah untuk membantu pendanaan biaya operasi dan nonpersonalia Sekolah, Meringankan beban biaya operasi Sekolah bagi peserta didik pada Sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat, dan Meningkatkan kualitas proses pembelajaran di Sekolah.

Sedangkan secara khususnya yang perlu digaris bawahi ialah tujuan dari dana BOS reguler di tahun 2019 pada masing - masing jenjang sekolah seperti pada jenjang:

  1. Jenjang SD dan SMP bertujuan untuk membebaskan pungutan bagi peserta didik yang orangtua atau walinya tidak mampu pada sekolah yang diselenggarakan oleh masyarakat,
  2. Jenjang SMA dan SMK bertujuan untuk membebaskan pungutan atau membantu tagihan biaya di SMA dan SMK bagi peserta didik yang orangtua atau walinya tidak mampu dalam rangka memperoleh layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu, dan
  3. Jenjang SDLB, SMPLB, SMALB, dan SLB bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas belajar bagi peserta didik penyandang disabilitas atau memberikan kesempatan yang setara bagi peserta didik penyandang disabilitas yang orangtua atau walinya tidak mampu untuk mendapatkan layanan pendidikan yang terjangkau dan bermutu baik pada sekolah yang diselenggarakan masyarakat maupun yang diselenggarakan Pemerintah Daerah.

Bagi wilayah yang letak geografisnya mudah untuk dijangkau, maka proses penyalurannya dilakukan ditiap triwulan (Triwulan I sebesar 20%, triwulan II sebesar 40%, triwulan III sebesar 20%, dan triwulan IV sebesar 20%). Sedangkan wilayah yang letak geografisnya sulit dijangkau proses penyalurannya dilakukan per semester ( 2x penyaluran dalam satu tahun anggaran atau 60% dan 40%).

Berbeda dengan tahun sebelumnya pada komponen Pembiayaan BOS Reguler di tahun 2019 ini untuk jenjang SD, SMP, dan SMA hanya terdapat 10 komponen pembiayaan saja yaitu :

  1. Pengembangan Perpustakaan;
  2. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB);
  3. Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler;
  4. Kegiatan Evaluasi Pembelajaran dan Ekstrakurikuler;
  5. Pengelolaan Sekolah;
  6. Pengembangan Keprofesian Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah;
  7. Langganan Daya dan Jasa;
  8. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah;
  9. Pembayaran Honor;
  10. Pembelian/Perawatan Alat Multi Media Pembelajaran.

Khusus untuk pembiayaan BOS reguler pada jenjang SMK terdapat 12 Komponen, yaitu :

  1. Pengembangan Perpustakaan;
  2. Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB);
  3. Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler;
  4. Kegiatan Evaluasi Pembelajaran dan Ekstrakurikuler;
  5. Pengelolaan Sekolah;
  6. Pengembangan Keprofesian Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah;
  7. Langganan Daya dan Jasa;
  8. Pemeliharaan Sarana dan Prasarana Sekolah;
  9. Pembayaran Honor;
  10. Pembelian/Perawatan Alat Multi Media Pembelajaran.
  11. Penyelenggaraan Kegiatan Uji Kompetensi Keahlian, Sertifikasi Kompetensi Keahlian dan Uji Kompetensi Kemampuan Bahasa Inggris Berstandar Internasional (Test of English for International Communication/TOEIC).
  12. Penyelenggaraan Bursa Kerja Khusus (BKK) SMK, Praktik Kerja Industri (Prakerin) atau Praktik Kerja Lapangan (PKL) di dalam negeri, Pemantauan Kebekerjaan, Pemagangan, dan Lembaga Sertifikasi Profesi P-1.

Lebih rinci mengenai kedalaman di tiap - tiap komponennya, bisa langsung membacanya pada lampiran permendikbud nomor 3 tahun 2019 tentang petunjuk teknis bantuan operasional sekolah (Juknis BOS 2019).

KESIMPULAN:
Pada pembiayaan BOS reguler tahun 2019 sudah tidak ada lagi komponen belanja lainnya.

You Might Also Like:

Comment Policy: Berikan komentar yang sesuai dengan tema pada postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar