Skip to main content
JAP BERPUSAT

follow us

Belum Tahu? Begina Caranya Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan Bagi yang Masih Kerja Maupun Korban PHK

Jika anda adalah seorang karyawan Kontrak atau pun karyawan tetap, saya pikir sudah tidak asing lagi dengan yang namanya kartu BPJS Ketenagakerjaan. Baik karyawan Kontrak atau pun karyawan tetap yang bekerja diperusahaan - perusahaan (pabrik), wajib untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan yang merupakan program jaminan masa depan dan perlindungan ketenagakerjaan dari pemerintah (termasuk perlindungan dari ketidakpastian seperti kecelakaan kerja, sakit, kematian, dan juga masa pensiun).

Menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah suatu kewajiban yang tidak boleh anda abaikan. Apabila diperusahaan tempat anda bekerja tidak mewajibkan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, segera laporkan ke kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat agar dapat ditindaklanjuti.

Sebelum anda berniat untuk mencairkan (kalim) BPJS Ketenagakerjaan, pastikan anda sudah menyiapkan beberapa dokumen persyaratan yang diperlukan agar proses klaim-nya menjadi lancar.

Barangkali saja ada yang belum tahu nih, kalau BPJS Ketenagakerjaan itu terdiri dari 4 (empat) program, diantaranya yaitu :

  1. Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK);
  2. Jaminan Kematian (JKM);
  3. Jaminan Hari Tua (JHT); dan
  4. Jaminan Pensiun (JP).

Cara Mencairkan BPJS Ketenagakerjaan

Jika sudah tahu program - program yang ada di BPJS Ketenagakerjaan, lalu bagaimana cara mencairkannya? mengingat dimasa pandemi seperti sekarang ini banyak pegawai/karyawan yang terkena PHK masal. Oleh sebab itu, sebelum dicairkan (klaim BPJS Ketenagakerjaan), silahkan anda cek saldo BPJS-nya terlebih dahulu. Ada 2 (dua) cara untuk yang dapat anda coba apabila ingin cek saldo BPJS Ketenagakerjaan, bisa melalui aplikasi BPJSTKU atau melalu SMS 2757.

LIHAT JUGA : Cara Mengetahui Kelebihan Bayar Iuran BPJS Kesehatan

Untuk cek saldo BPJS Ketenagakerjaan melalui aplikasi BPJSTKU, saya rasa sudah tidak perlu saya jelaskan, mengingat caranya yang sangat mudah, yaitu cukup instal aplikasi BPJSTKU, kemudian registrasi dengan menggunakan nomor BPJS ketenagakerjaan yang anda miliki sampai anda berhasil login.

Sedangkan cek saldo melalui SMS, silahkan anda kirim SMS dengan format :

"Saldo (spasi) Nomor peserta kemudian kirim SMS ke 2757"

Contoh:SALDO 19066871234 kirim SMS ke 2757

Jika anda belum mendaftarkan nomor ID kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan anda, silahkan anda kirim SMS dengan format :

"Daftar (spasi) Saldo#Nomor KTP#NAMA#Tanggal lahir#Nomor peserta, kemudian kirim SMS  ke 2757"

Contoh : DAFTAR SALDO#3216081408861234#NAZAR YUDA DIBRATA#17-08-1945#19066871234. kirim SMS  ke 2757 dan jika berhasil anda akan menerima notifikasi SMS dengan keterangan "TERIMA KASIH TELAH MENDAFTAR DAN NO ID ANDA 19066871234".

Untuk diketahui bahwa layanan SMS 2757 hanya bisa digunakan untuk nomor HP dari Telkomsel, Indosat, dan XL. Saran saya yang paling mudah untuk cek saldo BPJS Keteagakerjaan sebaiknya melalui aplikasi BPJSKU. Dengan menginstal aplikasi BPJSKU, anda tidak perlu repot - repot mengingat format SMS-nya.

Harap dipahami bahwa ketentuan dalam kalim BPJS Ketenagakerjaan dapat anda ambil tanpa harus menunggu usia kepesertaan anda mencapai 10 tahun atau peserta minimal berumur 56 tahun dengan ketentuan saldo JHT yang dapat anda cairkan sebesar 10 persen, 30 persen bahkan sampai dengan 100 persen (syarat dan ketentuan berlaku).

Ketentuan pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan Antara 10 - 30 persen

  1. Pencairan BPJS Ketenagakerjaan maksimal sebesar 10 persen dapat anda cairkan dengan alasan untuk persiapan pensiun:
  2. Jika ingin mencairkan sebesar 30 persen dari total saldo BPJS Ketenagakerjaan yang anda miliki, maka alasannya yaitu untuk pengadaan perumahan;

Anda dapat memilih satu diantara dua besaran dari prosentase pencairan BPJS Ketenagakerjaan (tidak bisa dua - duanya) dan pencairan tersebut dapat anda lakukan meskipun anda masih bekerja diperusahaan (pabrik) serta hanya berlaku sekali seumur hidup.

Pencairan BPJS Ketenagakerjaan sebesar 10 - 30 persen tidak dapat anda wakilkan.

Ketentuan pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan 100 persen

Syarat dari ketentuan pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan 100 persen yaitu anda sudah tidak bekerja lagi diperusahaan (pabrik) karena alasan pensiun, cacat total, PHK atau pun pengunduran diri dan anda harus menunggu minimal 1 bulan terhitung sejak anda tidak bekerja diperusahaan (pabrik).

Sama seperti ketentuan dalam pencairan BPJS Ketenagakerjaan sebesar 10 - 30 persen, pencairan sebesar 100 persen pun tidak dapat anda wakilkan, kecuali anda telah dinyatakan meninggal dunia.

Jika anda sudah memahami semua ketentuannya, selanjutnya adalah persyaratan kelengkapan dokumen yang harus anda siapkan, diantaranya yaitu :

  1. Foto copy dan asli kartu BPJS Ketenagakerjaan;
  2. Foto copy dan asli KTP elektronik atau surat keterangan dari Dukcapil;
  3. Foto copy dan asli Kartu Keluarga;
  4. Foto copy dan asli buku tabungan;
  5. Dokumen asli surat keterangan masih aktif bekerja jika ingin mencairkan saldo BPJS Ketenagakerjaan sebesar 10 persen. Jika ingin mengajukan pencairan sebesar 30 Persen, wajib menyertakan dokumen berupa bukti pembayaran tanda jadi, Surat Penegasan Persetujuan Penyediaan Kredit (SP3K), Standing Instructions (Surat Perintah Penyaluran Dana Realisasi KPR), serta akad kredit yang dikeluarkan oleh pihak bank.;
  6. Mengisi formulir pengajuan pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan secara lengkap dan jelas.

Apabila saldo yang akan dicairkan lebih dari 50 juta, wajib menyertakan foto copy dan asli kartu NPWP dan tidak sedang memiliki tunggakan iuran JHT.

Pastikan identitas diri (nama, tanggal lahir, serta alamat) pada masing - masing dokumen harus sama. Jika tidak sama, silahkan anda membuat surat keterangan domisi dari kelurahan.

Sedangkan untuk pencairan saldo BPJS Ketenagakerjaan sebesar 100 persen, wajib menyertakan foto copy dan asli surat keterangan berhenti kerja (paklaring) dari perusahaan tempat anda setelah berhenti bekerja.

Setelah keseluruhan dokumen persyaratan telah anda lengkapi, selanjutnya silahkan anda datangi kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat atau buat antrian online melalui aplikasi BPJSKU.

Demikian yang dapat saya informasikan, semoga dapat membantu anda dalam mencairkan saldo BPJS ketenagakerjaan dari tidak tahu menjadi tahu. Terima kasih.

You Might Also Like:

Comment Policy: Berikan komentar yang sesuai dengan tema pada postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar