Skip to main content

Proses Penyaluran dan Pembiayaan BOS Reguler Beserta Komponennya

Pastinya sudah pada tahun dong apa itu dana BOS? Kalau memang belum tahu, baiklah akan saya jelaskan yang tentunya dengan bahasa saya sendiri. Apabila terdapat perbedaan Persepsi mohon untuk dikoreksi. Dana BOS itu merupakan dana yang bersumber dari APBN yang utamanya digunakan untuk mendanai belanja non-personalia bagi pendidikan dasar dan menengah dan dapat dimungkinkan juga digunakan juga untuk mendanai kegiatan lainnya yang tentu saja sesuai dengan peraturan perundang-undangan ditanah air kita ini.

Kenapa sekarang namanya jadi BOS reguler? menurut saya ini hanya pembeda saja. Karena disetiap satuan pendidikan terutama di sekolah dasar yang saya tahu ada yang namanya BOS Reguler yang bersumber dari APBN dan dana BOS APBD yang bersumber dari daerah.

BOS reguler itu adalah dana BOS yang alokasinya untuk membantu kebutuhan belanja operasional siswa tiap satuan pendidikan dasar maupun menengah. Tiap besaran dana BOS yang diterima sekolah pun berbeda - beda tergantung dari banyaknya jumlah peserta didik yang terdaftar di dapodik.

Kurang lebih seperti itulah penjelasan yang dapat saya sampaikan. Selanjutnya tentang proses penyaluran dana BOS reguler.

Penyaluran dan Pelaporan Dana BOS Reguler

Untuk diketahui bahwa proses penyaluran dan BOS reguler dalam satu tahun anggaran itu tidak langsung sekali salur. Prosesnya memerlukan III (tiga) tahap dengan ketentuan yaitu:

  1. Tahap I dilakukan apabila sekolah telah menyampaikan peloporan penggunaan dana BOS tahap II tahun sebelumnya;
  2. Tahap II dilakukan apabila sekolah telah menyampaikan peloporan penggunaan dana BOS tahap tahun sebelumnya; dan
  3. Tahap III dilakukan apabila sekolah telah menyampaikan peloporan penggunaan dana BOS tahap I pada tahun berjalan.

Sedangkan untuk pelaporan dana BOS reguler dilakukan dengan ketentuan:

  1. Pelaporan tahap I paling lambat di bulan September pada tahun berjalan;
  2. Pelaporan tahap II paling lambat di bulan Desember pada tahun berjalan; dan
  3. Pelaporan tahap III paling lambat di bulan April pada tahun anggaran berikutnya.

Jika yang tadi itu adalah proses penyaluran dan pelaporannya. Ada satu hal penting lagi yang wajib dilakukan tiap sekolah yang menerima dana BOS reguler yaitu pelaporan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS. Terdapat setidaknya ada 3 point yang wajib dikerjakan tiap sekolah penerima dana BOS diantaranya adalah:

  1. Menyusun pembukuan (RKAS, BKU, buku pembantu kas, pembantu bank, dan buku pembantu pajak);
  2. Melakukan rekapitulasi penggunaan dana BOS berdasarkan pada standar pengembangan sekolah dan komponen pembiayaan Dana BOS; dan
  3. Wajib mempublikasikan realisasi penggunaan dana BOS (K7a) kepada masyarakat secara terbuka;

Terkait dengan pajak BOS, sekolah wajib mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pajak nasional maupun pajak daerah. Contoh untuk pajak daerah salah satunya yaitu pajak makanan dan minuman.

Untuk komponen BOS tahun 2021, sebetulnya tidak berbeda jauh dengan komponen BOS tahun 2020, yang berbeda hanya penamaan dan urutannya saja. Saya juga telah membuat postingan khusus tentang komponen pembiayaan dana BOS yang bisa anda baca melalui link tautan Komponen BOS berdasarkan Juknis BOS reguler tahun 2021.


Berbagi itu peduli:

Comment Policy:

Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui. Untuk komentar out of topics silahkan masuk ke Forum Tanya Jawab
Buka Komentar
Buka Komentar
Jangan Diklik!

Menarik Untuk Dibaca Juga:


PrivacySitemap
©2021 BERPUSAT